Sempat Dibuat Kesal, Petugas PPA – Pintu Cidurian Merasa di Lecehkan Oleh Oknum yang Lakukan Bangli di Desa Gembong
Tangerang, MCNNusantara.com, – Yeni Handayani (Petugas PPA – Pintu Cidurian) memberikan tanggapan terkait keterlibatan salah satu oknum yang diduga anggota BPD perihal intimidasi dan pendirian bangunan liar di sungai cidurian – Gembong. Kamis (30/11/2023).
Dalam paparannya Yeni Handayani mempertanyakan ” Kenapa orang berjualan kenapa di putus begitu saja sih, sama-sama nyari nafkah ya udah jangan dipermasalahkan, cuma kan disitu ketidak senangan nya salah satu oknum itu karena ada pembahasan yang tidak enak mencuat lah kesitu, permasalahan sampe dibongkar”
sampe tidak diperbolehkannya berjualan disitu kenapa alasannya apa, apakah karena tidak bayar pungli atau pun apa kan kurang tau juga, cuma si korbannya pun bukan dibahu ternyatakan di kepala, yang seharunya kan wakil BPD tau akan hukum ia tidak akan bertindak seperti itu saksi banyak kok mungkin orang-orang sekitar situ, masa iya berpihak ke yang salah kan kasian.
disinggung tentang larangan pembangunan di area PU – SDA Cidurian Yeni menambahkan ” Sebenarnya tidak boleh bangunan liar apalagi masalah pungli-pungli itu mengatasnamakan petugas segala macam, ga boleh.
“Seharunya ada tindakan, cuman untuk saat ini belum ada keputusan dari bagian asetnya, tapi kemungkinan kedepannya pasti ada”

tadi pagi saya minta duduk bareng di balai desa musyawarah disana tapikan ini orang, si oknum ini ga ada, mau itu tandatangan diatas materai pun hayo disaksikan kepala desa nya.
bahkan saya ajak kepintu kekantor pun hayo, bahkan bahasa dia (oknum ‘O’ pada Yeni) ” Ngapain saya harus kekantor mendingan orang kantor kesini, berarti kan dia udah nantang (red-yeni), dan ada bahasa ke saya pun ‘Pake Otak dong bu’ ada bahasa seperti itu, kami petugas kok, kok ada bahasa seperti itu ya.? diakui juga oleh Yeni, oknum tersebut benar melontarkan kata-kata seperti itu”
” Otomatis sederet Bangli itu ga ada surat – suratnya, diakan hanya punya garapan itukan pada saat orang tuanya dulu, mungkin itu garapan dia entah itu tanamannya sekarangkan lagi proses pembersihan ya udah jangan macem-macem lah, toh ditanah perairan kok bikin berulah apa lagi sampai pungli kaya begitu, sama-sama cari nafkah”.
Dengan tegasnya menambahkan melalui Chat WhatsApp Yeni juga mempertanyakan, Kalau ada pungli pun itu buat apa? apa kah buat kebersihan? kemana kah? apa buat kepentingan pribadi ? saya tidak berpihak ke dua nya tapi selagi itu dijalur benar saya sebisa mungkin bantu, tapi sebaliknya maaf aja kita sama-sama cari nafkah yang halal.
bahkan dengan tegasnya Yeni mengungkapkan ” Maaf bang kalau saya salah dengan tindakan saya, saya siap di proses hukum, saya pasang badan tapi kalau sebaliknya abang pasti paham membela yang benar kemanusiaan aja bang. tutupnya. (MH-MCNN)
