Ini Kata Kades dan Ketua BPD Desa Gembong Terkait Bangunan Liar di Bibir Sungai Cidurian – Gembong Balaraja
MCNNusantara.com, | Kab. Tangerang – Awak media coba menggali informasi pemerintahan desa gembong iwhal persoalan bangunan liar yang berada di bibir sungai cidurian – tepatnya di depan puskesmas gembong yang merupakan wilayah pemerintahan desa gembong, Kamis (29/11/2023).
Sementara kepala desa Gembong H. Nurjen memberikan tanggapannya ihwal persoalan tersebut di sela-sela makan siangnya mengatakan ” kalau terkait tadi lembaga untuk proses memang harus di lengkapi dulu datanya terus KTPnya atas nama siapa, ini pada tahun 2022, ini pada turun dari polres semua disini (di desa gembong) sudah dimintai keterangan semua walaupun itu banyak, ada yang dikontrakin setahun ada, tapi tidak dilanjut, tidak ada kelanjutannya, pertimbangan yang lain tidak tau saya juga, udah nyampe dari polres unit Tipikor, yang mempunyai rumah dan yang itu (pedagang) dimintai keterangan, informasi berkembang dibawah itu ada setahun yang 6 juta, cuma sama tim polres tidak ada tindaklanjutnya ga tau darimana, selanjutnya setelah itu ada pemasangan Pelang larangan itu.
” Dan Alhamdulillah pada waktu itu dari perangkat desa tidak ada yang terlibat, terkait ini, tadi pagi, kemarin sih kemarin itu, sudah saya sampaikan keterlibatan desa disitu untuk penindakan tidak ada kewenangan di satu sisi itu tanahnya tanah PU kewenangannya yaitu di SDA – Cidurian, mereka dulu pernah turun terkait laporan masyarakat kementerian , bupati, termasuk ke polres, camat turun desa mendampingi berawal perebutan tanah garap, dan sekarang sudah tidak ada hanya pengakuan warga saja, ini hak garap si ‘A’ si ‘B’ kalau saya cek suratnya itu tidak ada. ucap kades nurjen.
Dan untuk permasalahan lahan yang dipermasalahkan juga sama, itu secara aturan apa lagi dibibir sungai ada pengakuan atau pengklaiman secara personal “ini pegangan saya”. tanggapan kades nurjen.

Sementara ditempat yang sama Ujang selaku ketua BPD Desa Gembong terkait keanggotaan oknum tersebut mengatakan ” memang betul pak ‘O’ itu adalah anggota BPD sebagai wakil dia memang berdomisili di sana pas disamping puskesmas ”
ketika dikonfirmasi oleh awak media apakah BPD sendiri mengeluarkan Perdes terkait pengelolaan lahan PU (Sungai) yang dikelola lembaga desa atau seperti apa?
dalam tanggapannya Ujang juga menambahkan selama ini kita untuk Perdes seperti itu engga ada, karena itukan sungai dan karena segala sesuatunya di urus oleh BBWS, jadi itu bukan kewenangan desa.
disinggung ketika adanya dugaan keterlibatan anggotanya Ujang juga memaparkan ” mungkin saya juga bingung, jujur saya baru dapat informasi ini, artinya temuannya seperti apa masalahnya juga seperti apa, karena ke saya sebagai ketua itu belum ada pengaduan, mungkin kalau itu secara terperinci terus jelas gitu kan, ya mungkin saya sebagai lembaga berkewajiban menegur persoalan ini, mengapa terjadi seperti ini tapi kalau baru katanya katanya katanya kan saya juga takut issue tanpa didasari secara tertulis karena kalau hanya katanya-katanya kekuatan hukumnya kan gak kuat, tapi kalau misalnya ada aduan pengaduan nanti kita akan rembukan atau musyawarahkan, karena kan BPD disitu memusyawarahkan segala sesuatu yang terjadi”.
kalau menurut hemat saya sebagai ketua akan melihat permasalahan itu seperti apa dengan bukti dan secara lembaga, tapi kalau itu dilingkungan, ya itu tadi saya akan mengatakan itu oknum kecuali dia asli terang-terangan dan sampai dia memperlihatkan legalitasnya sebagai itu (Anggota BPD).
kita juga BPD memiliki payung hukum Permendagri nomor 110 tugas kita yang pertama mengawasi kinerja kepala desa adapun itu hal-hal diluar daripada itu, melakukan tidak yang diharapkan yaitukan bukan payung hukum kita.
“insya Allah sih mungkin nanti kita juga akan bicarakan dengan beliau (oknum ‘O’ anggota BPD)” seperti apanya biar lebih enak”
Sebagai penutup Ujang selaku ketua BPD mengucapkan terimakasih perihal persoalan seperti ini kepada awak media, ” kita juga mitra yang melakukan kerjasama, dan dengan persoalan seperti ini kita dapat mencari solusi yang terbaik”. tutupnya. (MH-MCNN)
