Bak Ombak Bergelombang, Diduga Proyek Paving Blok di Kampung Kedongdong Rt 003/003 Desa Pasir Nangka Tigaraksa Asal Jadi
Kab.Tangerang,– Pekerjaan jalan proyek pemasangan paving block di Kampung Kedongdong, Rt 003/003, Desa Pasir Nangka, kecamatan Tigaraksa, kabupaten Tangerang, jadi sorotan, pasalnya proyek tersebut bak ombak Bergelombang di pantai permukaannya yang tidak rata diduga tidak adanya pemadatan terlebih dahulu dan terkesan asal jadi, bahkan tidak adanya Papan Informasi Proyek (PIP) sehingga belum di ketahui Anggaran tersebut bersumber dari mana, Sabtu, (07/10/2023)
Dalam pemasangan paving block, penyanggah paving pun terlihat sebagian tidak ada yang di pasang,
Proyek paving block yang belum di ketahui bersumber dari dana pemerintah Kabupaten Tangerang, ataukah Aspirasi Dewan tersebut, ini dipertanyakan oleh awak media
Proyek tersebut, sudah terlihat kerusakan pada fisiknya, rekan Media saat melihat langsung ke lokasi menduga proyek pemasangan Paving Blok yang terletak di Desa Pasir Nangka dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai SOP.
Pekerjaan paving block dengan panjang kurang lebih sekitar 240 meter dan lebar 2 meter sangat disayangkan, pengerjaannya pun terlihat sekali asal asalan.
Material yang digunakan tidak sesuai Bastek, tidak adanya pemadatan terlebih dahulu sehingga terlihat belum lama rampung sudah bergelombang bak ombak di pantai.

Salah satu pegawai proyek paving blok di lokasi tersebut mengatakan pada awak media,” Proyek ini panjangnya 240 meter pak, dan lebarnya 2 meter, kami di sini kerja cuma 3 orang, pekerjaan ini juga sistem borongan, per meter kami di gaji Rp. 18.000 (Delapan Belas Ribu Rupiah) kami tidak tau ini anggaran dari mana pak kami di sini cuma kerja, yang saya dengar sih pelaksana nya orang Cisoka tapi saya juga tidak tau nama nya,”Ucap nya.
Ahmad, Salah satu aktivis Kabupaten Tangerang angkat bicara terkait adanya proyek pemasangan Paving Blok di Kampung Kedondong, Rt 03/03, Desa Pasir Nangka, kecamatan Tigaraksa, kabupaten Tangerang, yang terlihat asal jadi dan terkesan terburu-buru dalam pelaksanaanya tidak mementingkan kualitas jalan.
“Team saya telah mengumpulkan bukti-bukti yang akurat, agar kami bisa bersurat kepada pihak Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman, agar pihak Dinas secepatnya memangil pihak pelaksana/kontraktor yang diduga mengerjakan proyek tersebut asal jadi saja,”Ujar Ahmad Aktivis Kabupaten Tangerang.
Sementara itu ketika Awak media mencoba menggali informasi lebih lanjut, dengan mencoba mengonfirmasi salah satu pelaksana proyek paving blok tersebut melalui pesan singkat Whatsapp menyampaikan.
“Wa’alaikumsallam, iya siap kang, mohon maaf bila masih ada pekerjaan yg belum rapih nanti qt perbaiki,” Jawab nya dengan singkat.
Sampai berita ini terbit, pihak pelaksana proyek paving Blok tersebut tidak memberikan keterangan anggaran tersebut bersumber dari mana.(Tim)
