Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah Menghadiri Istigasah Qubro Hari Santri Nasional ke-10 di Kabupaten Pandeglang
Pandeglang, MCN Nusantara — Santri bukan hanya penjaga ilmu agama. Mereka juga penjaga peradaban dan pilar pembangunan bangsa.
Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan peran strategis santri saat menghadiri Istigasah Qubro Hari Santri Nasional ke-10 di Kabupaten Pandeglang.
“Sejarah mencatat, santri dan kiai berjuang bukan hanya di pesantren, tapi juga di medan perang. Mereka berperan besar dalam merebut kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.
Bagi Pemprov Banten, peringatan Hari Santri bukan sekadar seremonial. Ini bentuk penghargaan atas kontribusi santri yang terus berlanjut hingga kini. Dalam pendidikan, sosial, ekonomi, dan kepemimpinan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak meneladani semangat cinta tanah air dan gotong royong khas santri.
Bupati Pandeglang R. Dewi Setiani juga mengajak memperkuat kolaborasi antara ulama dan umara. “Kita perkokoh sinergi dalam membangun Pandeglang yang religius, berdaya, dan bermartabat,” katanya.
Santri adalah inspirasi. Mari terus dukung peran pesantren dan santri dalam membangun Banten yang beriman, berdaya, dan berkeadaban.
