Rehat Pengajian Mingguan Menjelang Rhamadan, Pemuda Kramat Gelar Tabligh Akbar
Foto Istimewa: dok kegiatan Penutupan Pengajian Rutin Mingguan, Pada Sabtu Malam, bersama penceramah KH. Suganda “Kiyai Tolak Angin” (15/02) 1446 Hijjriah – 2025 Masehi
TANGERANG, MCNNUSANTARA, – Bertempat di Majlis Ta’lim Baitussubhan di halaman Mushola An-Nur Kampung Kramat Rt.013 RW.003 Desa Sumur Bandung Kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang Provinsi Banten, Nama Kegiatan ini berjudul “Menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Istirahat Pengajian Majlis Ta’lim Baitussubhan dengan mengambil tema “Memupuk Pahala Menjauhkan diri Dari Dosa”. Sabtu malam. (15/02/2025).
Dalam acara yang di gelar oleh pemuda dan Masyarakat di Kp. Kramat Rt.013 Rw.003 Desa Sumurbandung Kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang Provinsi Banten merupakan kegiatan rutin tahunan setiap menjelang datangnya ramadhan pengajian mingguan pemuda yang di adakan di majlis ta’lim Baitussubhan bertempat di Mushola An-Nur kali ini menggelar tabligh Akbar dengan mengundang mubaligh KH. Suganda (Tolak Angin), Qori Cilik Ust. Muhamad Rhomdoni (Oni) dan Qori Ust. Marlan Amrillah (Gemoy).
Ketua pelaksana kegiatan Sumaryadi mengatakan dalam sambutan nya selaku panitia “Kami ucapkan banyak terimakasih kepada jajaran panitia, para pemuda, warga masyarakat kampung Kramat yang bersama-sama menyukseskan acara ini, segala bentuk sodakoh jariyah nya mudah-mudahan dibalas oleh Allah SWT dengan berlipat ganda kepada para donatur, unsur masyarakat yang bersama-sama membantu terselenggara nya acara ini”.
Rangkaian demi rangkaian acara kita susun bersama dengan musyawarah untuk bisa mengadakan kegiatan ini, mudah-mudahan tahun berikutnya lebih meriah lagi, lebih semangat lagi. Semoga jamaah majlis ta’lim Baitussubhan dalam menjelang datangnya bulan suci ramadhan bisa khusu menjalankan ibadah puasanya.
Pengajian pemuda yang biasa rutin kita laksanakan setiap malam Jum’at sementara satu bulan penuh di bulan ramadhan kita istirahatkan, bukan berarti istirahat untuk tidak melaksanakan pengajian secara total, toh di mushola An-Nur selalu ada kegiatan-kegiatan kerohanian di bulan ramadhan seperti hal nya melaksanakan tarawih bersama, tadarusan, membangunkan sahur dengan para pemuda dengan iring-iringan beduk, bahkan biasanya sarana ibadah seperti masjid dan mushola selalu ramai ketika ramadhan itu tiba. kata Sumaryadi.

Senada yang di sampaikan Ust.H.Polani selaku guru pengajian rutin jum’atan pemuda menyampaikan ” Alhamdulillah saya cukup apresiasi kepada para pemuda, para panitia yang telah mengadakan kegiatan ini, mudah-mudahan tahun depan bisa lebih meriah lagi, syiar agama dengan mengundang penceramah memberikan tausiyah islamiyah yang di sampaikan oleh mubaligh dan di iringi lantunan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qori-qori mudah-mudahan dapat di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari terutama penerapannya menjelang bulan suci ramadhan.
Pemuda merupakan aspek terpenting dalam regenerasi kehidupan dalam sebuah pepatah arab masyhur oleh Syaikh Musthofa Al Ghulayain menyebutkan:
شُبَّانُ الْيَوْمِ رِجَالُ الْغَدِ أِنَّ فِي يَدِكُمْ أَمْرُ الْأُمَّةِ وَفِي اَقْدَامِكُمٍ حَيَاتُهَ
Pemuda hari ini adalah pemimpin massa depan. Sesungguhnya di tanganmu-lah urusan bangsa dan dalam langkahmu tertanggung masa depan bangsa.”
Ust. polani berpesan “Semoga isi dari pokok-pokok pembahasan di setiap kegiatan rutin pengajian yang di gelar beberapa bulan kebelakang dapat di serap dan di amalkan dalam kehidupan sehari-hari dilingkungan masyarakat, khususnya pada diri sendiri dan umumnya kita semua umat nabi Muhammad Saw yang selalu mengharap ridho dan syafa’at nya”.
Dalam ringkasan tausyiah yang di sampaikan mubaligh KH. Suganda atau yang kerap di sapa Kiyai Tolak Angin itu menyampaikan ” Pentingnya menjaga ukhuwah islamiah, dan barang siapa yang menyambut dengan rasa bahagia dengan datangnya bulan suci ramadhan maka bagi umat muslim khususnya di haramkan jasadnya masuk kedalam api neraka”. Sebagai mana hadist nya yang berbunyi :
مَنْ فَرِحَ بِدُخُولِ رَمَضَانَ حَرَّمَ اللهُ جَسَدَهُ عَلىَ النِّيْرَانِ
Artinya: “Siapa bergembira dengan masuknya bulan Ramadhan, Allah akan mengharamkan jasadnya masuk neraka.”
Serta menyampaikan kewajiban untuk menunaikan rukun Islam yang ke empat yaitu ibadah puasa sebagaimana kewajiban seorang muslim baik laki-laki atau perempuan yang sudah baligh juga melaksanakan amalan-amalan ibadah sunah seperti : Sholat tarawih, memperbanyak membaca Al-Qur’an, bersedekah, memperbanyak istighfar, i’tikaf didalam mesjid serta menjauhkan diri dari hal-hal yang dilarang khususnya yang menjadi hilangnya nilai ibadah dalam melaksanakan ibadah puasa itu sendiri

Ibadah puasa merupakan langkah upaya pembersihan diri untuk kembali menjadi jiwa yang suci (Fitri) yang mana ketika telah melaksanakan ibadah puasa 1 bulan lamanya kita merayakan hari raya idul Fitri sebagai bentuk kemenangan atas segala bentuk menahan diri dari menahan hawa napsu duniawi. Tutup Kiyai Tolak Angin.
Acara ini dihadiri ratusan warga kampung Kramat, para tamu undangan, RT, RW, Kepemudaan, Tokoh Masyarakat Kampung Kramat, Aparatur Pemerintah Desa, Serta Unsur Masyarakat yang ada di Kampung Kramat Desa Sumurbandung Kecamatan Jayanti
Penulis : MH
