Ketua BPD Desa Sumur Bandung Menepis Dugaan Narasi yang Berlebihan Perihal Kehadirannya dalam Undangan di Warga Sumur Bandung
TANGERANG, MCNNUSANTARA.COM – Ketua Badan Permusyarawatan Desa (BPD) Debi Yusuf Ardabili membantah jika kehadirannya dalam musyawarah warga yang di laksanakan oleh RT.003 RW.001 Kp. Sumur Bandung pada Jum’at 28 November 2025 Pukul. 15.00 Wib memperkeruh suasana, Senin (01/12/2025).
Bily mengatakan bahwa dirinya menghadiri undangan sebagaimana daftar undangan itu di sampaikan, “Wajar dong saya hadir,. Saya ketua BPD Desa Sumur Bandung, saya hadir dimanapun itu bukan batasan bagi saya selaku ketua BPD apa lagi ditunjukan kepada ketua BPD langsung”
Kalau anggota BPD di Sumur Bandung ketika ada musyawarah warga apakah ada tembusan langsung kepada saya kalau ada musyawarah warga apa lagi mengatas namakan anggota BPD, kalau faham organisasi minimal setiap kegiatan musyawarah yang mengatas namakan BPD minimal berkoordinasi dengan ketuanya jangan hanya mengaku bahwa anggota BPD tapi ketika ada rapat-rapat tertentu tidak melibatkan atau memberitahukan atau memberi tembusan kepada pimpinan organisasi,.. nah ini ketika saya yang datang langsung memberikan statement seolah-olah saya memperkeruh suasana.”tambahnya.
Masih kata Bily,. Ketika saya sedang menyampaikan sambutan atas nama BPD ada warga yang ingin menyampaikan keluhan perihal kekurang harmonisannya dengan RW setempat yang ingin di sampaikan kepada kepala desa maka saya menampung, aspirasi tersebut dan sebagai bahan masukan kepada kepala desa.
Saya tidak anti kritikan dan masukan yang mengatakan saya tidak tinggal di daerah sumur bandung atau tidak mengetahui pokok permasalahan, menurut saya itu terlalu mendiskiminasikan saya selaku ketua BPD Sumur Bandung, bahkan istilah bertabayun, menurut saya kurang pas disini, saya faham betul keluhan masyarakat sekitar,. warga di sekitar perihal bau, debu atau polusi udara, saya tau informasi tersebut di group-group media tentang masalah itu, dan perusahaan juga akan memberikan jawaban dengan menindak lanjuti persoalan tersebut dengan memperbaiki ventilasi udara di Perusahaan, dan jelas perusahaan juga sudah berupaya dan menindak lanjutinya aduan masyarakat tersebut ketika saya hadir diacara tersebut.
Perlu diketahui juga, ketika hadirnya di acara serah terima kegiatan CSR dan musyawarah warga tersebut di hadiri oleh Wakil Ketua BPD, Ketua LPM, RT.001, juga masyarakat setempat bahkan keterwakilan warga masing-masing RT turut hadir.
Saya berharap iklim investasi Perusahaan di Desa Sumur Bandung ini kondusif dan bisa menjaga kerukunan antar warga, menjaga potensial yang ada untuk keberlangsungan hidup baik warganya yang bekerja diperusahaan tersebut, juga perusahaannya yang ingin berkembang.
Segala sesuatunya bisa di musyawarahkan dengan baik, jika kita memang niatannya ingin membantu warga silahkan dimusyawarahkan dengan bijak, jangan seolah-olah mencari kebenaran diatas pembenaran. tutur bily
Sementara itu wakil Ketua BPD Samsudin secara terpisah nyatakan bahwa pada saat pertemuan itu, tidak ada pernyataan kepada warga untuk melengserkan Ketua RW. 01
”Pada saat pertemuan hari jumat itu (28/11/25) tidak ada pernyataan kepada warga untuk menghasut pergantian Ketua Rw.01″ tukasnya
Aka Mahendra selaku ketua LPM Desa Sumur Bandung saat di mintai keterangan melalui aplikasi WhatsApp memberikan penjelasannya bahwa dalam acara tersebut tidak ada unsur provokasi atau memperkeruh suasana.
”Kami datang atas undangan dasar surat undangan, bahkan kami sangat antusias memberikan rasa ucapan terimakasih nya kepada pihak perusahaan PT. New Hope Indonesia atas kepeduliannya yang telah menyalurkan CSR nya kepada warga dilingkungan RW.001″
Dan pada acara tersebut juga ada sesi tanya jawab, interaksi warga masyarakat dengan pihak perusahaan dan kami selaku pihak lembaga desa Sumur Bandung. tutup Aka Mahendra. [DIN]
