GATRA Sorot Insiden Roboh Tiang Listrik Diduga Akibat Proyek Pengendalian Banjir Kali Ciputat
Tangerang, mcnnusantara.com — Proyek pembangunan pengendalian banjir Kali Ciputat segmen Pasar Ceger‑Pondok Aren yang dilaksanakan PT Maharani Syabil Karya Mandiri senilai Rp5.804.399.000 bersumber dari APBD Kota Tangerang Selatan Tahun 2026 menjadi sorotan Perkumpulan Garda Aktif Tangerang Raya (GATRA).
Sorotan muncul setelah insiden tiang listrik roboh menimpa rumah warga di area depan Pasar Ceger, yang diduga berkaitan dengan pekerjaan galian drainase proyek tersebut pada Minggu (1‑11‑2026).
Ketua Perkumpulan GATRA, Barna, menilai adanya dugaan lemahnya pengawasan dari Dinas terkait, konsultan yang tidak serius menjalankan tugas, serta pelaksana yang diduga hanya mengejar target tanpa mempertimbangkan potensi kerugian bagi masyarakat sekitar.
“Lemahnya pengawasan dari dinas terkait serta konsultan yang tidak serius bekerja dan pelaksana yang diduga mengejar target tanpa melihat potensi yang merugikan masyarakat sekitar, hal ini harus diusut tuntas,” ujar Barna kepada wartawan Senin (2‑11‑2026).
Ia menyatakan pihaknya akan segera melayangkan surat audiensi kepada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kota Tangerang Selatan guna meminta penjelasan resmi atas peristiwa tersebut.
“Kita akan meminta waktu kepada Kepala Dinas terkait melalui surat audiensi sebelum menduga‑duga hal‑hal yang belum diketahui,” imbuhnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari DDINAS SUMBER DAYA AIR, BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI Kota Tangerang Selatan maupun PT Maharani Syabil Karya Mandiri terkait keterkaitan proyek galian drainase dengan robohnya tiang listrik. GATRA berharap seluruh pihak melakukan penyelidikan menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan hak‑hak warga terpenuhi.
