Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online, Warga Gerebek Kost-an di Desa Cikande
Serang, MCN NUSANTARA – Empat kamar kost an yang diduga jadi sarang prostitusi online di gerebek warga, pada sabtu malam pukul 20.00 wib, penggerebekan dilakukan oleh warga bersama petugas kepolisian dari Polsek Cikande.
kabar kost-an yang diduga jadi sarang prostitusi online ini telah meresahkan warga sekitar, membuat warga geram dan mendatangi tempat tersebut, yang berada di Desa cikande, kecamatan cikande, kabupaten serang. Sabtu malam (28/12/2024).
Saat digerebek warga dan polisi hanya menemukan 4 wanita yang diduga sedang menunggu pelanggannya lewat online.
Ustad Ahmad Humaidi (40) didampingi tokoh masyarakat Cikande permai Ustad Ujang Supriatna, menjelaskan keberadaan tempat prostitusi online sangat meresahkan warga hingga akhirnya beramai-ramai mendatangi lokasi tersebut.
“Kami menolak adanya kost-an di jadikan tempat prostitusi , maka kami bersama warga datang kesini untuk memastikan tidak ada tempat maksiat di wilayah kecamatan Cikande kecamatan jawilan dalam bentuk apapun,” Ucap Ahmad Humaedi ditemui awak media di lokasi penggerebekan.
Ditemui di mapolsek cikande, Pawas Polsek Cikande IPDA Dadang Hamdani menjelaskan polisi dari polsek Cikande datang ke lokasi, sehingga situasi dapat dikendalikan.

Alhasil, empat wanita diduga pelaku prostitusi online akhirnya dapat digiring ke mapolsek cikande.
“Betul anggota Polsek Cikande datangi tempat yang diduga di jadikan tempat prostitusi online, dan mengamankan empat wanita di tempat tersebut, dan kami berpesan apabila ditemukan tempat prostitusi online, untuk segera melaporkan ke polisi, segala laporan akan kami tindak lanjuti, ” Ucap Pawas Polsek Cikande IPDA Dadang hamdani.
Warga yang berdatangan akhirnya dapat dibubarkan pihak kepolisian dan tokoh masyarakat setempat, hingga situasi dapat terkendali.
Ditempat terpisah yang mengaku bernama Yessi (Nama samaran) sebagai PSK dengan sistem online aplikasi Michat menyayangkan sikap dan tindakan warga dan polisi merazia tempat kos – kosan.
“Ngapain itu warga dan polisi capek – capek merazia tempat kos – kosan yang untuk kegiatan prostitusi, mereka itu sudah rapih dan tidak mencoreng wilayah Cikande, yang jelas melakukan kegiatan prostitusi itu dipinggir jalan raab tuh banyak PSK – PSK yang menjajakan dirinya tidak malu – malu didepan warung – warung kopi pinggir jalan, itu yang harus dirazia, bersihkan dulu muka Cikande dari prostitusi..!” Tutur Yessi. *
