Polresta Tangerang Bangun dan Revitalisasi 14 Jembatan Merah Putih, Warga Semakin Mudah Beraktivitas
TANGERANG, mcnnusantara.com – Polresta Tangerang menyelesaikan pembangunan dan revitalisasi sebanyak 14 Jembatan Merah Putih guna memperkuat konektivitas antarwilayah serta membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Tangerang. Dari jumlah tersebut, 3 unit jembatan merupakan pembangunan baru, sedangkan 11 lainnya telah direvitalisasi dan diperbaiki kondisinya.
Pembangunan tiga Jembatan Merah Putih yang baru berdiri masing-masing berada di Kampung Ilat, Desa Pangadegan, Kecamatan Pasar Kemis; Kampung Pekong, Desa Saga, Kecamatan Balaraja; serta Kampung Cinamprak, Desa Mauk Barat, Kecamatan Mauk. Sementara itu, 11 jembatan yang direvitalisasi tersebar di berbagai wilayah, meliputi Kampung Bulak Nangka dan Kampung Bolang (Desa Pasir Bolang), Kecamatan Tigaraksa; Kampung Ciakar, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan; Kampung Bunut, Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa; Kampung Cipanis, Desa Ranca Bango, Kecamatan Rajeg; Kampung Kramat, Desa Pagedangan, Kecamatan Kronjo; Kampung Jayanti, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti; Depan Puskesmas Kampung Caringin, Desa Caringin, Kecamatan Cisoka; Kampung Ranca Gede, Desa Ranca Gede, Kecamatan Gunung Kaler; serta Kampung Kemuning, Desa Kemuning, Kecamatan Kresek.
Pada peresmian Jembatan Merah Putih di Kampung Ilat, Desa Pangadegan, Kecamatan Pasar Kemis, Kamis (13/8/2026), Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyampaikan bahwa jembatan tersebut kini menjadi penghubung vital yang menghubungkan Kampung Ilat dengan Jalan Raya Cadas–Kukun serta Kampung Lamporan.
Jembatan Merah Putih di Kampung Ilat sendiri memiliki panjang 15 meter dan lebar 2 meter. Meski berukuran tidak besar, manfaatnya dirasakan sangat signifikan oleh warga. “Di Kampung Ilat sendiri terdapat sekitar 520 Kepala Keluarga atau kurang lebih 2.080 jiwa yang akan merasakan manfaat langsung dari keberadaan jembatan ini,” ungkap Indra.
Lebih lanjut, Indra mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga dan merawat bangunan jembatan yang telah selesai dibangun maupun direvitalisasi. “Setelah dibangun, tanggung jawab selanjutnya adalah memastikan jembatan ini tetap terawat dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian dan upaya nyata tersebut. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolri, khususnya jajaran Polda Banten dan Polresta Tangerang, yang telah memberikan perhatian dan kontribusi nyata bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Maesyal menekankan bahwa jembatan bukan sekadar bangunan fisik semata, melainkan simbol penghubung harapan yang menyatukan wilayah, membuka akses warga ke pusat pelayanan, memudahkan anak-anak menuju sekolah, serta memperlancar pergerakan pekerja dan pelaku usaha menuju pusat-pusat perekonomian. “Oleh karena itu, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini memiliki makna yang sangat strategis dan berharga bagi kemajuan masyarakat,” tambahnya.
Peresmian Jembatan Merah Putih ini dilaksanakan secara serentak dan turut dihadiri secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subianto.
Nurjanah
