Pemdes Batok Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur dalam Musdes RKPDes 2027–2028
Bogor, mcnnusantara.com – Pemerintah Desa Batok menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) untuk Tahun Anggaran 2027 dan 2028. Berlangsung di Aula Balai Desa Batok pada Senin (29/9/2026), forum musyawarah sepakat untuk memfokuskan alokasi anggaran pada pembangunan dan pemerataan infrastruktur sebagai motor penggerak ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
Kepala Desa Batok, H. Ata Sudrajat, S.E., menegaskan bahwa kebijakan pembangunan periode 2027–2028 berfokus pada penyediaan infrastruktur yang andal demi mempercepat mobilitas antarwilayah dan menjawab kebutuhan mendasar warga.
”Infrastruktur yang mantap adalah kunci kemajuan Desa Batok. Pada anggaran tahun 2027 dan 2028, kami mengalokasikan porsi signifikan untuk memperbaiki jalan desa, akses pertanian, dan fasilitas umum yang bersentuhan langsung dengan aktivitas harian masyarakat,” ujar H. Ata Sudrajat dalam sambutannya.
Melalui dinamika musyawarah yang dipimpin oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), forum menyepakati beberapa program prioritas berbasis infrastruktur, di antaranya:
- Peningkatan Jalan Desa dan Lingkungan: Pengerasan dan pengaspalan akses pemukiman serta jalan penghubung antardusun.
- Infrastruktur Pertanian: Optimalisasi Jalan Usaha Tani (JUT) dan jaringan irigasi guna mendukung ketahanan pangan lokal.
- Sarana Air Bersih dan Sanitasi: Perluasan jaringan air bersih dan pembangunan drainase guna mengantisipasi banjir saat musim hujan.
- Fasilitas Umum dan Sosial: Pemeliharaan serta peningkatan gedung Posyandu dan sarana olahraga pemuda.
Kendati prioritas utama tertuju pada fisik, Pemdes Batok tetap mengalokasikan anggaran seimbang untuk sektor pemberdayaan masyarakat dan digitalisasi pelayanan desa.
Respon positif turut disampaikan oleh perwakilan warga. Sunarya, ketua RW 04, menilai Musdes menjadi wadah efektif bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi pembangunan wilayahnya secara langsung.
”Dengan adanya Musdes ini, kami bisa mengusulkan pembangunan yang benar-benar dibutuhkan lingkungan. Tadi saya mengusulkan tiga program untuk tahun 2027, dan syukur alhamdulillah usulan tahun lalu seluruhnya telah terealisasi tahun ini,” ungkap Sunarya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Tenjo H. Hendrasah, S.I.P., S.Pd., M.M.Pd., Kasi Ekbang Kecamatan Tenjo Wawan, Pendamping Desa/PLD Tata Supriyatna, Sekdes Sudirman, jajaran BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan lembaga desa seperti LPM, TP-PKK, Karang Taruna, BUMDes, MUI, RT/RW, kelompok tani, hingga tenaga pendidik.
Rangkaian acara diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Musdes oleh Kepala Desa, Ketua BPD, dan tokoh masyarakat sebagai bentuk legalitas kesepakatan RKPDes. Sinergi ini diharapkan mampu mewujudkan Desa Batok yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Jurnalis Lapangan: Sitinurjanah
