Peringati Hari Desa Nasional, Bupati Tangerang Instruksikan Transformasi Digital dan Perkuat Ketahanan Ekonomi Desa
Tangerang, mcnnusantara.com – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menekankan pentingnya lompatan besar dalam tata kelola pemerintahan desa melalui transformasi digital dan penguatan ekonomi lokal. Hal tersebut disampaikan Bupati saat memimpin Upacara Peringatan Hari Desa Nasional yang dirangkaikan dengan Apel Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Senin (19/1).
Mengusung tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia”, Bupati Maesyal menegaskan bahwa kemandirian bangsa berakar dari kekuatan desa. Menurutnya, desa bukan sekadar unit administratif, melainkan pilar utama ketahanan pangan dan stabilitas sosial nasional.
”Jika desanya kuat, maka kuatlah Indonesia. Pembangunan desa harus menjadi prioritas bersama. Kita harus mendorong peningkatan kapasitas pemerintah desa dan partisipasi aktif masyarakat agar desa-desa di Kabupaten Tangerang mampu menjadi percontohan di tingkat nasional,” ujar Bupati Maesyal dalam amanatnya di hadapan seluruh ASN, 246 kepala desa, serta perwakilan BUMDes se-Kabupaten Tangerang.
Akselerasi Smart Village dan Ekonomi Lokal
Memasuki tahun 2026, Bupati Maesyal menginstruksikan seluruh jajaran perangkat desa untuk segera mengadopsi sistem Smart Village. Ia menegaskan bahwa pelayanan publik berbasis digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk memangkas birokrasi yang berbelit.
Selain digitalisasi, penguatan ekonomi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Desa Merah Putih menjadi sorotan utama. Bupati mendorong optimalisasi produk unggulan desa agar mampu menembus pasar yang lebih luas.
“BUMDes dan koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi. Kita punya potensi agrikultur dan industri kreatif yang besar; produk desa kita harus bisa bersaing di pasar nasional hingga internasional,” tambahnya.
Peluncuran Mobil Siaga Desa
Sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam layanan kesehatan, pada momentum ini Pemerintah Kabupaten Tangerang secara resmi meluncurkan operasional Mobil Siaga Desa. Fasilitas ini disiapkan untuk melayani kebutuhan darurat masyarakat selama 24 jam penuh.
”Saat ini telah tersedia 132 unit Mobil Siaga Desa. Target kami pada tahun 2026 ini, seluruh 246 desa di Kabupaten Tangerang sudah memiliki fasilitas layanan kesehatan dan kedaruratan yang memadai,” jelas Bupati.
Komitmen Transparansi Dana Desa
Terkait pengelolaan anggaran, Bupati Maesyal memberikan peringatan keras mengenai akuntabilitas Dana Desa. Ia menekankan bahwa setiap rupiah harus dikelola secara transparan dan berdampak langsung pada kualitas hidup warga, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun pemberdayaan SDM.
”Dana Desa adalah amanat rakyat. Saya minta pihak kecamatan dan dinas terkait melakukan pembinaan rutin agar tata kelola keuangan tetap tertib dan berintegritas,” tegasnya.
Menutup rangkaian upacara, Bupati mengajak seluruh kepala desa untuk menjadi pemimpin yang melayani dan inovatif. Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan serta apresiasi bagi desa-desa berprestasi guna mewujudkan desa sebagai pusat pertumbuhan baru yang mandiri dan berkelanjutan.
>sitinurjanah
