Unjuk Rasa Aksi Mahasiswa HIMATA-BR di Rapat Sidang Paripurna dan Menyikapi Persoalan di Hari Ulang Tahun Kabupaten Tangerang Ke-392
Kab.Tangerang, MCNN – Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Tangerang Banten Raya (HIMATA-BR) Geruduk kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Tangerang di Jl. H. Somawinata No.1 Kelurahan Kadu Agung Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang – Banten. Minggu, (13/10/2024).
Dalam Pernyataannya Bily Muhamad Firdaus perwakilan dari Mahasiswa Universitas Serang Raya (UNSERA) bidang Dinlap Aksi mengatakan dalam wawancara kepada awak media saat usai melakukan aksi tersebut ” Kami yang yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Tangerang Banten Raya (HIMATA-BR) mengangkat isu keresahan-keresahan yang dirasakan oleh masyarakat khususnya di kabupaten Tangerang, banyaknya permasalahan-permasalahan yang diantaranya :
1. Sektor lingkungan
Di wilayah desa Sumurbandung kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang.
2. Sektor Pendidikan
Contoh isu yang kita angkat adalah “Diduga Oknum Dinas Pendidikan Yang melakukan Pengadaan Foto Presiden dan Wakil Presiden”. mirisnya ketika LKS saja tidak dibolehkan, ini kok seolah-olah diperjual-belikan.
3. Sektor Ekonomi
” Kita juga mengangkat isu angka pengangguran yang cukup relatif tinggi, walaupun ditahun-tahun sebelumnya sempat menjadi penurunan.
4. Tingkat Kemiskinan
” Kabupaten Tangerang itu masih di tingkat pertama yang merupakan daerah rawan miskin, berdasarkan data BPS Banten.
5. Isu PSN di Tangerang Utara
Warga di Tangerang Utara merasakan dampak keresahan-keresahan yang terjadi di daerah tersebut karena polusi lingkungan, diantaranya banyaknya debu-debu yang mengakibatkan masyarakat di sana menyebabkan gangguan pernapasan, bahkan ada sarana ibadah (Masjid) di sana ditutup oleh terepal agar debu-debu tersebut tidak mencemari sarana ibadah (masjid).
6. Jam Operasional Kendaraan Angkut Barang
“Dimana di periode-periode kepemimpinan sebelumnya masih semberaut, bahkan semalam pun, terjadi kecelakaan lalulintas persis di depan lampu merah Tigaraksa yang menyebabkan meninggalnya pengendera roda dua terlindas truk tanah dan lemahnya penerangan-penerangan jalan yang masih minim.
Bily juga menambahkan terkait aksi yang di gelar pada hari ini merupakan momentum penting dimana menurut jadwal hari ini ada kegiatan sidang paripurna yang di gelar dan Alhamdulillah tadi kita bertemu langsung dengan berdialog perwakilan DPRD Kabupaten Tangerang ditutup dengan penandatanganan fakta integritas. Jelasnya.
Dilangsir dari beberapa media online terhadap pernyataan Ketua DPRD Kabupaten Tangerang menyatakan stagment nya.

Muhammad Amud S,Sos selaku ketua DPRD Kabupaten Tangerang mengapresiasi kepada teman-teman mahasiswa di hari jadi kabupaten Tangerang ke-392 telah turun kejalan menyuarakan hati nuraninya menyampaikan aspirasi peristiwa dan hal-hal yang terjadi di kabupaten Tangerang tentang operasional truck tanah yang banyak menelan korban, masalah sampah dan pendidikan
Selain bentuk fungsi kontrol saya meyakini itu adalah sebagai bentuk tanggung jawab elemen masyarakat dalam meningkatkan partisipasi pembangunan lewat pungsi kontrol, kami sangat apresiasi sekali mendapatkan perhatian pengawasan dari mahasiswa.
di tanya terkait Perbub dan Perda, Amud mengatakan,” saya pikir masukannya sangat bagus perbub ini didorong untuk di jadikan perda, kalau di jadikan perda tentu lebih progresif lagi penetapan sanksinya bisa lebih jelas lagi, kebetulan di sebelah saya ada ketua komisi 1 yang bidangnya tentang pemerintahan, saya berharap untuk komisi 1 segera menindaklanjuti apa yang menjadi aspirasi mahasiswa,” tutupnya. (MH)
